Postingan

sehabat

  Di sebuah desa kecil yang dikelilingi sawah hijau, hiduplah dua sahabat bernama Raka dan Bima . Sejak kecil mereka tak pernah terpisahkan—bermain layangan di padang, memancing di sungai kecil di belakang rumah, hingga belajar bersama di bawah pohon mangga tua yang rindang. Raka adalah anak yang cerdas dan tenang, sedangkan Bima lebih ceria dan penuh semangat. Keduanya saling melengkapi seperti matahari dan langit yang tak pernah bisa berdiri sendiri. Suatu hari, kabar datang bahwa Bima akan pindah ke kota besar karena ayahnya mendapat pekerjaan baru. Raka terdiam. Hatinya terasa berat. Ia tak bisa membayangkan hari-harinya tanpa sahabat yang selalu ada di sisinya. Malam sebelum Bima pergi, mereka duduk di bawah pohon mangga yang sama. “Ka, kamu janji ya... kita tetap sahabat meski jarak memisahkan,” kata Bima sambil menatap langit penuh bintang. Raka tersenyum kecil. “Iya, Bi. Persahabatan kita nggak akan hilang cuma karena jarak. Kan bintang juga tetap bersinar walau jauh...